, ,

Keren! usai menikah, pasutri asal Nganjuk ini sukses berbisnis Risoles hingga kirim ke puluhan kota di Indonesia

8INFONGANJUK.COM, GONDANG – Wahyu Endra Pranata (25), tidak pernah menyangka bahwa bisnis yang digeluti bersama istrinya akan sesukses sekarang, pasalnya awal mula mereka membangun bisnis makanan ringan tersebut hanya untuk menyalurkan hobi sang istri, Rizka, yang suka memasak saja.

Tetapi tak disangka bahwa salah satu hasil masakan sang istri berupa risoles itu sangat digemari pasar, bahkan setiap minggu mereka harus mengirim puluhan box frozen risoles (risoles beku) ke puluhan kota di Indonesia demi memenuhi permintaan pasar yang begitu tinggi di masing-masing kotanya. “Awal mulanya risoles ini hanya kami jual untuk kalangan teman-teman saja, tapi suatu ketika suami saya iseng upload foto masakan saya di medsos, ternyata responnya cukup bagus, dari situ kami keterusan, hehe” ujar Rizka. Menurut Rizka, resep membuat risoles ini ia dapatkan dari Umi nya yang kebetulan juga gemar memasak. Untuk membuat Risoles yang di beri label “RIZOL” ini pun tidak sembarangan, “kualitas adalah fokus utama, karena untuk menghasilkan cita rasa yang enak dibutuhkan bahan-bahan yang berkualitas, kami tidak main-main untuk urusan kualitas & rasa, sistem kami pre order mas jadi kualitas produk kami selalu segar, begitupun dengan  yang frozen Risoles (Risoles mentah beku) semuanya pre order”, pungkasnya.

Untuk menjalankan bisnis ini, pasangan ini dibantu oleh 5 orang tenaga yang semuanya masih merupakan saudara, ketika ditanya berapa omset per bulannya, pasutri yang baru saja melangsungkan pernikahan bulan Februari lalu ini menjawab cukup diplomatis “alhamdulillah cukup mas untuk kebutuhan kami sehari-hari & untuk tabungan masa depan” ujar Rizka yang juga seorang perancang busana professional. Soal harga, makanan seenak itu terhitung murah, untuk Nassava hanya dibaderol seharga Rp.10rb/pack nya (5pcs), sedangkan untuk varian Banana cheese, Banana chocolate dibanderol Rp.15rb/pack (5pcs), sedangkan untuk varian paling enak RIZOL Mayo dibanderol Rp.17rb/pack (5pcs), seluruh harga tsb adalah harga matang, di tempat. Sedangakan Untuk pemasaran & konsep bisnisnya ternyata sang suami yang banyak turun tangan, berlatar belakang arsitek, pria yang pernah mengenyam pendidikan di UGM & ITS ini mempunyai wawasan yang luas tentang penguasaan teknologi, Endra yang merupakan sapaan akrabnya ini memikirkan hampir seluruh konsepnya mulai dari foto produk sampai dengan desainnya yang dikemas secara professional. Untuk pemasarannya pun hampir seluruhnya menggunakan teknologi internet dengan memanfaatkan sosial media, aplikasi messaging, dll.

Disinggung mengenai profesi utamanya sebagai arsitek Endra berkata “pekerjaan utama tetap sebagai 3D visual artist mas, jujur saya kurang nyaman disebut sebagai arsitek. ya kalau yang ini (Rizol) kan sampingan saja mas sebenernya, toh awal mulanya juga iseng gak sengaja, tapi kami syukuri alhamdulillah berjalan lancar”. Ketika ditanya bagaimana metode pemasaran produk istrinya Endra menjelaskan “Untuk pemasaran kami fokus hanya lewat Instagram & messaging apps mas kayak BBM & Whatsapp karena mudah sekali dipakai, kami juga membuka peluang keagenan untuk memasarkan produk kami baik yang frozen maupun yang sudah matang di tiap-tiap kota dengan tawaran keuntungan yang cukup bagus. Baru-baru ini kami menggunakan media sosial Facebook yang bisa diakses di facebook.com/riz.hfc.1 untuk pemesanannya, sedangkan di Whatsapp bisa di 08 233 69 233 12. Untuk pemesanan khusus acara-acara biasanya kebanyakan langsung order via Whatsapp mas.
Untuk pemasaran digital ini bukan berarti tanpa kendala, terhitung sudah 2x akun Instagram untuk jualan mereka tersuspend karena dicurigai sedikit melanggar aturan di Instagram. “Iya mas sempat 2x tersuspend, makanya kami membuat akun IG baru lagi, bisa diakses di @halffood.co” ketika ditanya kenapa, pria berkulit sawo matang ini menjelaskan “mungkin karena pertumbuhan follower realnya terlalu cepat mas, sama dulu di awal-awal saya sering ugal-ugalan ngeDM orang, jadi mungkin karena alasan-alasan itu disuspendnya, hehe. Makanya sekarang kami pelan-pelan menumbuhkan follower dengan cara yang organik”

Bukan usaha namanya jika tanpa ada kendala, pasutri ini pun mengalaminya, mulai dari kehabisan stok bahan hingga yang paling sering mereka alami adalah diragukan oleh pembeli, karena para pembeli ini rata-rata ragu dengan foto yang mereka pasang, apakah asli atau ambil dari google. “Iya mas, kita sering dikira ambil dari google, padahal itu asli foto produk kami, itu saya sendiri lo yang foto langsung. Di satu sisi kami sedikit kecewa karena calon pembeli gak percaya, tapi di satu sisi saya bangga karena berarti kualitas jepretan foto saya tidak kalah sama yang ada di google soalnya sampai dicurigai saya ambil dari sana, hehehe” ujar Endra.

Penasaran?… Seperti apa sih hasil jepretan makanan dari seorang arsitek sampai-sampai dikira “nyolong” dari google :D, yuk kita lihat dibawah ini :

 

Keren ya gais 🙂

infonganjuk : “Produknya sudah banyak disupply ke luar kota, apa gak pengen dipasarin di kota sendiri ni mbak Rizka? Sayang lo di kotanya sendiri malah gak begitu terdengar. Kayak jeans PSD (Peter Says Denim) asli bandung itu, produknya tenar di luar negeri terlebih dahulu, gak dilepas di dalam negeri, tapi akhirnya setelah rame diluar baru ditarik masuk ke dalam negeri, kira-kira apa mau niru strateginya PSD ya?”

Rizka : “hehe, kalau PSD itu memang strategi mas, kalau kita ini istilah jawanya soal kawitan, ngalir ae mas, mungkin karena kebetulan juga dulu saya banyak endors temen-temen waktu kuliah ya, kan mereka berasal dari kota yang berbeda-beda, sama teman-teman kuliah dari suami juga sih, mungkin karena itu. Kalau ditanya soal pengen apa nggak masarin produk di Nganjuk ya pasti pengen mas, mungkin bisa jadi salah satu opsi oleh-oleh di Nganjuk. Kami besok minggu pagi tgl 30 Juli ini mau buka stan di CFD Alun-alun Nganjuk lo mas, dateng ya! Siapapun bisa COBAIN GRATIS produk kami disana! Cari aja banner warna ijo, hehe”

infonganjuk : aamiinn, Inspiratif sekali, semoga sukses terus mas Endra & Mbak Rizka

 

Cerita dari mas Wahyu Endra & Mbak Rizka tesebut membuka mata kita ternyata ada anak-anak muda asli Nganjuk yang hebat-hebat, yang mampu berkiprah hingga sukses di usia muda. Bangga jadi orang Nganjuk! Jangan lupa di Share ya! inspiratif sekali

What do you think?

1 point
Upvote Downvote

Total votes: 1

Upvotes: 1

Upvotes percentage: 100.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Penjaga warung kopi di Alun-alun Berbek ini cantik sekali

Dibutuhkan secepatnya SPG sales kosmetik UD. Sari puspa